Begini Cara facebook Lindungi Anak dari konten Berbahaya

Begini Cara facebook Lindungi Anak dari konten Berbahaya

Begini Cara facebook Lindungi Anak dari konten Berbahaya
Begini Cara facebook Lindungi Anak dari konten Berbahaya

FACEBOOK Indonesia menyatakan komitmennya untuk melindungi anak

dari kekerasan seksual di platformnya. Manajer Program Kebijakan Facebook Indonesia Dessy Sukendar menuturkan, tidak ada toleransi sama sekali terhadap konten yang membahayakan anak-anak.

“Mulai dari bullying atau harrashment dan bahkan sampai eksploitasi anak, tidak ditolerir,” ungkapnya saat mengisi seminar End Sexual Exploitation of Children di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (23/1).

Menurutnya, Facebook memiliki kebijakan terkait pembukaan akun. Seseorang diperbolehkan memiliki akun facebook minimal di usia 13 tahun.

“Bahkan untuk yang usia 13 sampai 18, ada proteksi tertentu karena

kita tidak ingin interaksi yang tidak layak terjadi kepada anak-anak di platform kita,” kata Dessy.

Proteksi tersebut antara lain pemuatan informasi-informasi mengenai edukasi tentang penggunaan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun.

Baca juga : Ketum PSSI Minta Pemain Timnas U-19 Batasi Main Medsos

“Misal jika mereka meng-upload sesuatu agar jangan memberikan

informasi lebih lanjut. Dan bahkan informasi seperti lokasi anak itu secara otomatis by default mati. Jadi tidak bisa ngetag misalnya sekolahnya di mana, gak bisa kalau sebagai anak,” jelasnya.

Selain itu, Facebook juga mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk perlindungan anak-anak.

 

Baca Juga :