Creative Commons Licenses

Creative Commons Licenses

Creative Commons Licenses
Creative Commons Licenses

Creative commons bisa didefinisikan sebagai organisasi non profit yang memperkenankan sebaran cakupan suatu karya kreatif agar bisa digunakan oleh orang atau pihak lain secara legal. Melalui creative commons, kita diajak untuk bisa memanfaatkan berbagai karya-karya milik orang lain secara legal dengan tetap menghormati hak-hak yang dimiliki sang pencipta karya tersebut.

Sebenarnya lisensi yang diatur oleh creative commons banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun ternyata kita lebih sering mengabaikannya karena kurang memperhatikan atau karena kurang memiliki wawasan tentang creative commons.

Lisensi Seperti Apa yang Diatur Oleh Creative Commons?

Keberadaan lisensi creative commons bisa menjembatani hubungan antara pihak yang menciptakan suatu karya dengan orang-orang atau pihak lain yang hendak menggunakan karya kreatif tersebut. Bahkan keberadaan creative commons juga memungkinkan para penggunanya untuk menggunakan suatu karya secara orisinal, meng-copy, melakukan pengeditan atau memasukkan ide-ide kreatif yang baru ke dalam suatu karya. Semua hal tersebut bisa dilakukan tanpa melanggar batas-batas hak cipta yang ditetapkan oleh lisensi creative commons.

Desain Lisensi yang Sejalan dengan Pemikiran Rasional

Semua lisensi yang berada di bawah pengaturan creative commons akan menjamin hak-hak para pencipta karya untuk memperoleh kredit karya secara layak dan rasional. Lisensi creative commons yang berlaku atas suatu karya bisa digunakan oleh semua orang di dunia selama batas waktu lisensi tersebut masih berlaku.

Sebelum menggunakan lisensi creative commons, tim creative commons akan menanyakan beberapa hal pada sang pencipta karya terkait dengan hasil karya yang akan mulai digunakan oleh orang lain. Pertanyaan tersebut mencakup mengenai izin untuk menggunakan karyanya secara komersial atau izin untuk membuat karya turunan. Ide untuk membuat karya baru di bawah naungan persyaratan lisensi yang sama dikenal dengan sebutan “ShareALike”

Pemberlakuan 3 Lapis Lisensi Bagi Suatu Karya

Secara garis besar, lisensi creative commons memberlakukan 3 lapis lisensi untuk melindungi hak cipta suatu karya. Tiga lapis lisensi tersebut yakni :

  • Kode legalitas

Kode legalitas adalah lapisan lisensi pertama yang diatur oleh creative commons. Biasanya kode legalitas dapat dipahami oleh orang-orang yang memahami peraturan-peraturan yang terkait dengan hukum dan perlindungan hak cipta.

  • Kode Human Readable

Kode yang satu ini adalah kode umum yang bisa dibaca oleh semua orang, sekalipun orang tersebut tidak memahami peraturan hukum dan perlindungan hak cipta. Lapisan lisensi kedua ini menjadi salah satu bentuk lisensi umum yang harus dipahami oleh semua orang yang hendak menggunakan karya orang lain.

Umumnya lisensi creative commons ini dilambangkan dengan simbol-simbol khusus.

  • Kode yang Berhubungan dengan Perangkat Lunak

Lapisan lisensi yang terakhir bisa dibaca melalui perangkat lunak atau #software. Kode jenis ini memungkinkan pendeteksian informasi mengenai suatu karya melalui bantuan software atau mesin pencarian.

Sumber : https://galleta.co.id/