CYBERCRIME: BERIKUT ADALAH 10 TIPS YANG DAPAT MEMBANTU ANDA TETAP AMAN DI DUNIA DIGITAL

CYBERCRIME: BERIKUT ADALAH 10 TIPS YANG DAPAT MEMBANTU ANDA TETAP AMAN DI DUNIA DIGITAL

 

CYBERCRIME BERIKUT ADALAH 10 TIPS YANG DAPAT MEMBANTU ANDA TETAP AMAN DI DUNIA DIGITAL
CYBERCRIME BERIKUT ADALAH 10 TIPS YANG DAPAT MEMBANTU ANDA TETAP AMAN DI DUNIA DIGITAL

Kita hidup di zaman penipuan digital. Dalam tiga tahun keuangan terakhir, RBI melaporkan bahwa India telah menjadi target ribuan skema penipuan digital. Sayangnya, jumlah penipuan semacam itu hanya berubah secara bertahap selama periode ini. Kenyataannya adalah bahwa konsumen masih belajar bagaimana cara menavigasi pasar digital dengan aman.
Karena tanggung jawab untuk keamanan online terletak sepenuhnya pada konsumen, maka tepat untuk mematuhi pepatah lama, “satu ons pencegahan lebih baik daripada satu pon penyembuhan.”

Cybercrime: Berikut adalah 10 tips yang dapat membantu Anda tetap aman di dunia digital

Jangan mengunduh aplikasi yang direkomendasikan oleh orang yang tidak Anda kenal dan percayai kecuali berasal dari sumber resmi. Gambar: Pixabay

Jadi, berikut adalah 10 aturan penting untuk scam-proof kehidupan digital Anda:

1. Hindari memanfaatkan perwakilan layanan pelanggan telepon untuk menyelesaikan transaksi pembayaran. Untuk menghemat waktu, semakin banyak orang setuju untuk memiliki orang tak dikenal di akhir saluran telepon memungkinkan proses tertentu. Dalam industri asuransi, misalnya, konsumen menempatkan diri mereka dalam risiko dengan berusaha menangani masalah-masalah sensitif melalui telepon atau melalui portal palsu. Pertimbangkan untuk membuat janji tatap muka dan tinjau dokumen dengan cermat.

2. Jangan mengunduh aplikasi yang direkomendasikan oleh orang yang tidak Anda kenal dan percayai kecuali berasal dari sumber resmi.

3. Jangan percayai email dengan tautan dari departemen pajak penghasilan yang menanyakan rekening bank atau detail kartu Anda. Departemen pajak penghasilan secara langsung mengkreditkan pengembalian dana ke rekening bank yang disebutkan dalam formulir pengembalian TI Anda. Putuskan panggilan telepon dan hindari mengklik pesan, tautan, atau formulir online yang meminta detail akun / kartu tambahan.

4. Jangan mengklik tautan yang diterima melalui SMS. Sebaliknya, andalkan situs web resmi atau cabang bank untuk menyelesaikan proses apa pun yang diperlukan.

5. Pertahankan kata sandi yang aman. Menurut Pusat Keamanan Cyber ​​Nasional Inggris, kata sandi yang paling

banyak diretas, dan yang paling umum, adalah 123456. Berkreasilah. Gunakan huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus.

6. Cari tanda centang biru yang diverifikasi oleh twitter saat berinteraksi dengan bank, saluran pembayaran dompet, serta National Payments Corporation of India (NPCI).

7. Biasakan diri dengan aplikasi berbasis UPI. Teknologi baru bisa membingungkan. Aplikasi berbasis UPI menawarkan teknologi sentuh untuk mendorong (membayar / mengirim) dan menarik (menerima / mengumpulkan) transaksi. Memahami proses secara menyeluruh sebelum mencoba menggunakannya.

8. Periksa fitur keamanan saat melakukan pembayaran online di situs web. Cari ikon gembok di bilah alamat. Itu harus diamankan oleh CC Avenue atau Verisign.

9. Gunakan komputer yang aman. Jangan pernah melakukan pembayaran dari komputer yang dapat diakses orang lain.

10. Pantau semua akun dengan hati-hati, agar dapat dengan cepat menemukan perbedaan dalam jumlah saldo.

 

Dengan mengindahkan perlindungan mendasar ini, kita dapat menjadikan ini sebagai tahun India mengalami penurunan drastis dalam kejahatan dunia maya.

Sumber:

http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2020/05/seva-mobil-bekas/