Dosen UGM Ini Bicarakan Soal Fenomena Game Pokémon Go

Dosen UGM Ini Bicarakan Soal Fenomena Game Pokémon Go

Dosen UGM Ini Bicarakan Soal Fenomena Game Pokémon Go

Dosen Jurusan Teknik Elektro & Teknologi Informasi, sekaligus Direktur Direktorat Sistem & Sumber Daya Informasi UGM, Widyawan, ST., M.Sc., Ph.D, menyoroti fenomena & kehebohan hadirnya game Pokémon Go beberapa waktu terakhir ini.

Dilansir dari detik.com, Widyawan tidak menyangkal, game Pokémon Go

memang unik & fenomenal. Alasannya karena game itu berhasil menyedot perhatian masyarakat biasa hingga pejabat penting di negara ini.

Bahkan, meski belum dirilis secara resmi di Indonesia, tidak sedikit pejabat penting kemudian mengeluarkan larangan bermain Pokémon Go karena mereka khawatir bakal mengancam keamanan negara. Terutama kekhawatiran terhadap penyadapan data oleh asing.

Padahal, Widyawan menjelaskan, Pokémon Go merupkan sebuah game berbasis mobile apps. Apps ditujukan untuk menyenangkan serta menghibur pemakainya. Pengguna game pada umumnya adalah anak kecil & anak muda, bukannya golongan orang tua atau pejabat.

Dalam keterangannya, Widyawan mengungkapkan bahwa teknologi

yang digunakan dalam Pokémon Go sangat inovatif & belum banyak yang mengetahuinya. Alhasil, banyak yang salah paham & muncul informasi hoax.

Pada kesempatan itu, Widyawan merinci teknologi yang diterapkan dalam game Pokémon Go. Pertama; Pokémon Go adalah game berbasis lokasi. Lokasi fisik dari pemain turut menentukan pola interaksi aplikasi.

Menurut Widyawan, avatar atau karakter representasi pemain bakal berpindah

atau berjalan dengan menyesuaikan posisi pemain. Selanjutnya, kemunculan karakter Pokemon, Pokestop, Gym bisa juga disesuaikan lokasi pemain.

 

sumber :

https://flexmedia.co.id/hidden-objects-apk/