Harga barang-barang terkait

Harga barang-barang terkait

Harga barang-barang terkait

Yang dimaksud dengan barang yang terkait dibagi menjadi dua yakni barang subtitusi (barang pengganti) dan barang komplementer (barang pelengkap). Apabila terdapat barang yang fungsinya sama maka barang tersebut dinamakan dengan barang subtitusi. Apabila terdapat barang yang fungsinya melengkapi barang yang ada maka disebut barang kompelementer.

Sebagai contoh dari barang subtitusi adalah harga pupuk kompos dan pupuk kimia seperti urea kini  harga dipasaran seharga Rp. 25.000,-/10 kg. Apabila pupuk kimia urea harga dipasarannya turun maka pembeli akan cenderung lebih membeli pupuk urea karena fungsi kedua pupuk tersebut sama.

Untuk barang komplementer sebagai contoh yakni penjualan jajanan pasar terang bulan apabila topping seperti coklat dan kacang harganya turun maka orang akan banyak membeli terang bulan karena secara otomatis harga dari makanan tersebut juga akan turun.

  1. Selera

Faktor yang ketiga ini tidak akan dapat berubah melalui dorongan dari luar melainkan dari didri si pembeli sendiri. Apabila barang yang disediakan memang sesuai dengan selera masyarakat umum maka akan dengan mudah diterima dan penjualan akan meningkat.

  1. Ekspektasi

Pemikiran kita terhadapa apa yang akan terjadi di masa depan juga sangat berpengaruh pada tingkat permintaan. Sebagai contoh apabila bulan ini kita bekerja lembur maka pendapatan kita akan naik, sehingga kita akan cenderung tidak keberatan untuk membeli barang yang bukan merupakan prioritas yang kita butuhkan seperti membeli handphone baru meski handphone yang lama masih bagus.

Contoh lainnya yakni apabila harga mukena pada saat bulan puasa harganya mencapai Rp. 200.000,- dengan kualitas biasa, pada bulan selanjutnya harganya kita ekkpektasikan akan turun menjadi Rp. 150.000,- dengan kualitas yang sama maka kita akan memilih membeli di saat harga sudah turun apbila tidak begitu mendesak.

  1. Jumlah pembeli

Permintaan pasar sangat dipengaruhi dengan permintaan individu pembeli. Apabila suatu barang banyak diminati oleh masyarakat, maka secara otomatis tingkat permintaan terhadapa barang tersebut juga akan naik.

2.2.2        Penawaran (supply)

Penawaran adalah jumlah suatu barang yang disediakan oleh semua penjual dalam pasar pada berbagai tingkat harga.[9]

Pengertian lainnya adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar, periode, dan tingkat harga tertentu.[10]

Jumlah penawaran sendiri merupakan jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual kepada pembeli. Hukum permintaan berlaku terbalik sedangkan hukum penawaran berlaku hubungan positif atau sejajar. Apabila suatu barang harganya mahal maka jumlah yang ditawarkan oleh penjual juga akan semakin besar atau banyak.

Penawaran suatu barang dengan harga akan membentuk sebuah kurva yang disebut dengan kurva penawaran. Berikut adalah contoh dari kurva penawaran :

Sumber :

https://callcenters.id/