HINDARI MAKANAN TIDAK SEHAT UNTUK ANAK

HINDARI MAKANAN TIDAK SEHAT UNTUK ANAK

Meskipun telah dilakukan pengawasan oleh pemerintah, makanan luaran ataupun jajanan masih banyak yang tidak sehat, karena mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil (rhodamin B dan methanyl yellow). Oleh karena itu, Ibu harus mengenalinya dengan baik agar keluarga dan buah hati Ibu terlindungi dari konsumsi makanan tidak sehat dan berbahaya.

1. Makanan berformalin

Mi basah berformalin
Tidak lengket, lebih mengkilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu ruangan, dan bertahan lebih dari 15 hari dalam kulkas (suhu 10oC).

Tahu berformalin
Teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak padat, tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu ruangan dan dapat tahan hingga 15 hari dalam kulkas.

Ikan berformalin
Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar, warna daging ikan putih bersih, tidak rusak sampai 3 hari pada suhu ruangan.

Ikan asin berformalin
Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin, tidak dihinggapi lalat di area berlalat, tahan hingga lebih dari 1 bulan pada suhu ruangan.

Bakso berformalin
Teksturnya sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu ruangan.

Ayam berformalin
Teksturnya kencang, tidak disukai lalat, tidak rusak sampai 2 hari pada ruangan.

2. Makanan mengandung boraks

Mi basah
Teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.

Bakso
Teksturnya sangat kental, warna tidak kecoklatan, tetapi lebih cenderung keputihan.

Snack
Misalnya lontong, teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, sangat gurih, dan memberikan rasa getir.

Kerupuk
Teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.

3. Makanan menggunakan pewarna rhodamin B dan methanyl yellow

Warna mencolok
Cerah mengilap
Warna tidak merata (ada yang menggumpal)
Ada sedikit rasa pahit
Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah konsumsi.
Cukup mengerikan ya, Ibu? Untuk itu, agar Ibu dan si Kecil terhindari dari makanan yang tidak aman dan berbahaya,
berikut ini disajikan 5 panduan dalam memilih makanan atau jajanan yang sehat:

Hindari makanan yang berwarna mencolok atau jauh berbeda dari warna aslinya Makanan atau jajanan yang berwarna terlalu mencolok kemungkinan sudah ditambahi zat pewarna yang tidak aman.

Cicipi rasanya
Makanan yang tidak aman umumnya berasa tajam, misalnya sangat gurih dan membuat lidah bergetar, menimbulkan gatal, atau terasa getir di ujung gigitan.

Baui aromanya
Bau apek atau tengik merupakan pertanda makanan sudah rusak dan tidak layak atau terkontaminasi mikroorganisme.

Perhatikan teksturnya
Makanan yang sudah berubah warna, apalagi berjamur, menandakan produk yang sudah kedaluwarsa.

Amati komposisi dan baca label makanannya
Demikianlah Ibu, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memberikan nutrisi yang terbaik bagi si Kecil dan keluarga. Semoga ulasan ini bermanfaat ya, Ibu.

Sumber : http://www.ziepod.com/addpodcast.php?xml=https://www.pelajaran.co.id/