Interaksi yang Terjadi di Dalam Ekosistem

Interaksi yang Terjadi di Dalam Ekosistem

Jika anda sudah membaca artikel komponen penyusun ekosistem, diketahui bahwa tiap-tiap makhluk yang tersedia di di dalam ekosistem berinteraksi satu serupa lain. Karena, bersama adanya interaksi, maka ekosistem dapat berjalan bersama seimbang. Tetapi di dalam ekosistem itu, jalinan yang ditunaikan punyai bentuk, hubungan, dan tujuan. Apa saja jalinan yang berjalan di di dalam sebuah ekosistem dan bagaimana bentuk serta dampaknya? Yuk kita mempelajarinya!

Interaksi antar makhluk hidup yang berjalan terhadap sebuah ekosistem, berguna untuk memelihara kestabilan ekosistem tersebut. Jika jalinan antar makhluk tidak berjalan bersama baik dan seimbang, dapat tersedia sebuah ketimpangan yang berjalan terhadap suatu ekosistem, dan itu tidak baik untuk ekosistemnya, atau untuk makhluk hidup yang tersedia di dalamnya.

Interaksi di dalam sebuah ekosistem digolongkan menjadi 5, di mana seluruhnya punyai perannya masing-masing, interaksinya adalah sebagai berikut:

NETRAL

Jika makhluk hidup berinteraksi tapi tidak mengganggu satu serupa lain, maka jalinan yang berjalan adalah netral. Mereka hanya hidup di di dalam ekosistem yang sama, tidak tersedia persaingan dan mangsa-memangsa di dalam jalinan ini.

Contohnya seperti gambar di atas, anak kucing serupa anak burung hantu, yaudah, mereka hanya dapat main semestinya anak kecil, gara-gara sebenarnya hanya sekedar itu hubungannya.

PREDASI

Predasi adalah jalinan pada mangsa dan pemangsa di dalam sebuah ekosistem, jalinan ini memelihara keseimbangan jumlah pemangsa dan mangsa di dalam sebuah ekosistem.

Contoh interaksinya adalah zebra dan singa di padang savana Afrika. Dengan adanya singa sebagai predator, singa berguna untuk mengontrol populasi zebra agar tidak terlampau banyak, agar zebra tidak mengalami ledakan populasi dan menggangu jalannya ekosistem.

SIMBIOSIS

Simbiosis adalah jalinan pada 2 makhluk hidup berlainan spesies yang saling berhubungan, di dalam jalinan ini tersedia 3 bentuk interaksi, tersedia yang untung satu serupa lain, untung satu pihak dan merugikan pihak lain, serta untung satu pihak, tapi pihak lainnya tidak dirugikan. Simbiosis kemudian terbagi menjadi sebagian jenis, di antaranya:

Simbiosis Mutualisme
Simbiosis ini adalah type simbiosis di mana 2 makhluk hidup yang berlainan spesies beri tambahan keuntungan satu serupa lain.

Contohnya adalah lebah madu dan tanaman berbunga. Lebah madu memperoleh makanan berwujud madu dari bunga, sedangkan bunga memperoleh keuntungan di dalam berkembang biak gara-gara proses penyerbukan ditunaikan oleh lebah madu, agar memungkinkan daerah penyerbukan yang lebih luas.

Simbiosis Parasitisme
Dalam simbiosis ini satu makhluk hidup memperoleh keuntungan tapi merugikan makhluk yang menjadi kawan simbiosisnya. Hal ini berjalan gara-gara biasanya keliru satu makhluk selanjutnya tidak dapat laksanakan sesuatu gara-gara kekurangan organ atau enzim, tapi membutuhkannya untuk bertahan hidup.

Contohnya adalah tumbuhan tali putri. Tumbuhan ini tidak punyai klorofil atau zat hijau daun yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis, agar tumbuhan ini menempelkan dirinya terhadap tumbuhan lain untuk mengambil alih sari-sari makanan.

Simbiosis Komensalisme
Dalam jalinan ini satu organisme memperoleh keuntungan sedangkan yang lainnya tidak memperoleh keuntungan.

Contohnya adalah anemon laut bersama ikan badut. Ikan badut punyai zat yang melapisi tubuhnya agar kebal bersama sengatan anemon laut. Sementara ikan badut tinggal di sela-sela anemon untuk mencari bantuan dari predator. Anemon tidak memperoleh gangguan atau keuntungan dari hal ini.

ANTIBIOSIS

Antibiosis adalah jalinan pada makhluk hidup di mana makhluk hidup yang satu menghindar perkembangan makhluk hidup lainnya.

Contohnya adalah jamur penicillium, jamur ini menghindar perkembangan sebagian type bakteri agar tidak dapat berkembang biak di sekitarnya, jamur ini digunakan oleh manusia sebagai obat antibiotik bersama nama penisilin.

KOMPETISI

Adalah jalinan 2 type makhluk hidup yang saling beradu untuk memperoleh atau memperebutkan sebuah hal yang sama.

Misalnya persaingan pada kerbau dan kambing untuk memperoleh rumput di dalam sebuah ekosistem padang rumput.

Nah Squad, jalinan ini biasanya berhubungan bersama keseimbangan ekosistem, penjagaan populasi, persebaran dan ketersediaan hewan serta tumbuhan, seluruhnya terpengaruh oleh jalinan ini. Jika sebuah organisme atau makhluk hidup masuk ke ekosistem yang bukan tempatnya, biasanya makhluk selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan keseimbangan ekosistem dan dapat menghilangkan makhluk hidup terhadap ekosistem yang dimasukinya tersebut!

Baca Juga :