Kreator Muda Gelar Lomba Lagu Kurangi Kaum Milenial Golput

Kreator Muda Gelar Lomba Lagu Kurangi Kaum Milenial Golput

Kreator Muda Gelar Lomba Lagu Kurangi Kaum Milenial Golput
Kreator Muda Gelar Lomba Lagu Kurangi Kaum Milenial Golput

Sekelompok kreator muda mengambil inisiatif berkampanye mengurangi golput

dalam Pemilu 2019 melalui lomba lagu. Hal itu karena Pemilu terlalu penting jika hanya diserahkan kepada pemerintah, apalagi hanya kepada KPU.

“Kami khawatir generasi milineal semakin apatis soal pemilu. Lalu semakin banyak dari mereka yang memilih abstain alias golput, tak datang ke TPS, “ ujar Monica JR, penggagas acara.

Ia menjelaskan, pengalaman pilkada Jakarta di era Ahok cukup mendalam. Masyarakat terbelah. Sentimen primordialisme meningkat. Keakraban warga berganti permusuhan. Kepercayaan antara komunitas berkurang. “Apa jadinya jika suasana muram itu berulang ke tingkat nasional, dalam musim Pilpres ini?” sambung Monica.

Lomba lagupun dirancang. Lirik lagu sudah disiapkan yang mengajak warga gunakan hak pilih.

Intinya, satu suara menentukan.

“Bahasa lagu cukup gaul karena target utama lomba memang generasi milenial. Kami panitia meminta Denny JA membuat lirik. Kami memilih Denny JA karena di samping ia penyair, ia juga punya wawasan membangun kultur demokrasi,” tutur Monica.

Dikatakan, pemenang lomba lagu akan mendapatkan hadiah Rp 100 juta rupiah. Lagu pemenang akan dibawakan oleh para penyanyi papan atas Tanah Air.

Monica menambahkan, kontes lagu yang ia gelar pada dasarnya hanya memusikalisasi lirik Satu Suara,

Membuat Beda karya Denny JA. Lirik sudah ada, yang dilombakan hanya lagunya. Penyerahan lagu berlangsung dari 15 Oktober hingga 30 November 2018.

Dalam lomba itu, Monica Anggi JR dibantu dua kawan sejawatnya Riris Puri dan Arie Prijono menjadi panitia “Gerakan Ayo Memilih”. Juri-juri untuk kontes lagu juga dipilih dari kalangan musisi ternama yakni Ronny (Band Cokelat), Edwin (Band Cokelat), dan Enda (Band Ungu). Sedangkan Merah Putih.com dan Jeune & Raccord mendukung penuh dari sisi media partner.

Ia menjelaskan, untuk mengikuti kontes, caranya cukup mudah. Peserta cukup mengunggah video lagunya di akun YouTube masing-masing.

Peserta diharap mengisi data diri dan menyerahkan link video mereka di website resmi Gerakan Ayo Memilih (www.gerakanayomemilih.com). Peserta diwajibkan mengikuti menjadi follower di akun sosial media Gerakan Ayo Memilih di Twitter, Facebook, dan Instagram.

“Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin baik karena pemilu ini juga pentas bagi para kreator,” kata Monica JR.

 

Baca Juga :