Pengertian Teknologi Informasi Menurut Ahli

Pengertian Teknologi Informasi Menurut Ahli

Pengertian Teknologi Informasi Menurut Ahli
Pengertian Teknologi Informasi Menurut Ahli

Banyak ahli yang sudah memberikan tentang pengertian dari teknologi informasi menurut disiplin ilmu yang mereka pelajari dan tekuni. Uniknya, setiap ahli punya pendapat yang berbeda satu dengan yang lain.

Menurut Haaq dan Keen :

“Seperangkat alat yang membantu bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi”.

Menurut Martin :

“Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi,melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.”

Pengertian Menurut Buku

Selain pendapat ahli, saya juga lampirkan menurut pendapat buku atau kamus. Apakah ada perbedaan antara ahli dan buku? Anda sendiri yang bisa menyimpulkannya. Berikut pengertian teknologi informasi menurut buku atau kamus:

“Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar”. (kamus Oxford, 1995)

Pengertian Menurut Bahasa

Dan yang terakhir adalah menurut bahasa atau menurut kata perkata dari teknologi dan informasi. Kedua kata tersebut di pisahkan dan di berikan pejelasan.

“Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya.”

“Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya.”

Etika Dalam Teknologi Informasi

Seiring perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat tidak berdampingan dengan pola tingkah laku manusia yang bijak dalam hal menggunakan teknologi informasi tersebut. Dimana hampir separuh dari pengguna teknologi informasi didunia saat ini sering digunakan untuk tindakan-tindakan kriminal. Untuk itu perlu dikembangkan suatu pola hidup yang sesuai untuk mendukung perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, dalam hal ini yaitu etika. Etika dalam hidup sangat penting bagi kententraman kehidupan umat manusia, oleh karena itu etika dalam berteknologi informasi perlu dikembangkan agar mencapai tujuan tersebut.

Pertama, etika dalam teknologi informasi yang harus dilakukan oleh pengguna. Sebagai pengguna suatu teknologi informasi, manusia harus bijak dalam hal memilih dan menentukan arah yang baik dalam perkembangan teknologi informasi tersebut. Pengguna harus tahu berbagai macam prosedur-prosedur standar dalam teknologi informasi sehingga menciptakan keharmonisan dalam menggunakan teknologi informasi. Akan tetapi banyak pengguna yang tidak menghiraukan hal-hal yang detail seperti ini sehingga terjadi banyak kasus kriminalisme dalam teknologi informasi dimana kasus yang paling umum sering terjadi yaitu kasus pembajakan.

Kedua, etika dalam teknologi informasi yang harus dilakukan oleh pengelola. Pengelola harus sadar betul bahwa teknologi informasi merupakan suatu sarana penting dalam membangun suatu integritas antara pembuat dan pengguna. Dalam menjembatani hal tersebut, pengelola harus menjunjung tinggi etika dalam mengelola suatu teknologi informasi. Pengelola berperan sebagai manager informasi yang mengatur arus informasi sehingga berjalan dengan baik dan benar.

Ketiga, etika dalam teknologi informasi yang harus dilakukan oleh pembuat. Dalam membuat suatu teknologi informasi yang baru, pembuat harus memperhatikan segala aspek-aspek terpenting. Dan apabila aspek-aspek tersebut ada yang terlewat sehingga menyebabkan kesalahan maka pembuat harus berani bertanggung jawab atas hasil kreasinya.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/