Pola Proses Pembangunan yang Berlaku

Pola Proses Pembangunan yang Berlaku

            Analisis lewis mengenai proses pembangunan perekonomian yang menghadapi kelebihan tenaga kerja dapat dibedakan dalam tiga aspek : analisis mengenai corak proses pertumbuhan itu sendiri, analisis mengenai faktor utama yang memungkinkan tingkst penanaman modal menjadi lebih tinggi, dan analisis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan proses pembangunan tidak terjadi seperti yang digambarkan, yaitu coraknya berubah.

            Dalam analisis lewis perekonomian dibedakan menjadi dua sektor : sektor kapitalis dan sektor subsisten (subsistence). Sektor subsisten adalah sektor ekonomi yang kegiatannya terutama ditujukan untuk memenuhikeperluan hidup keluarga sehari-hari. Jumlah tenaga kerja produktif yang berada disektor subsisten produk marginalnya sangat minimal dan dapat dianggap sama dengan nol, atau adakalanya negatif. Upah yang diterima setiap pekerja dianggap cukup untuk mempertahankan hidup keluarga. Tingakat ini disebut tingkat subsisten atau cukup hidup. Di sektor kapitalis tingkat upah lebih tinggi dari tingkat upah di sektor subsisten. Lewis mengemukakan beberapa faktor yang menyebabkan tejadinya keadaan demikian, yaitu biaya hidup di sektor kapitalis yang lebih tinggi, para pekerja harus hidup dikota yang cara hidupnya lebih disiplin.

Proses Pembangunan dan Tingkat Tabungan

            Lewis mengatakan ciri utama dalam proses pembangunan ekonomi adalah berlakunya kenaikan tabungan dan investasi dalam sektor kapitalis. Proses pembangunan merombak kegiatan ekonomi masyarakat menjadi suatu perekonomian dimana tabungan sukarela mencapai kira-kira 12 sampai 15 pesen dari pendapatan nasional atau lebih.

Faktor yang Menimbulkan Perubahan dalam Proses Pembangunan

            Faktor terpenting yang menyebabkan terhentinya proses tersebut adalah karena terjadinya perkembangan ekonomi yang pesat sehingga tidak terdapat lagi kelebihan tenaga kerja.

Teori Pertumbuhan Ekonomi RANIS dan FEI

            Teori Ranis-Fei mengenai proses pembangunan ekonomi sama sifatnya dengan teori Lewis yang telah diuraikan terlebih dahulu. Analisis tersebut dmaksudkan sebagai teori pembangunan untuk negara yang (i) menghadapi masalah kelebihan penduduk sehingga menghadapi masalah pengangguran yang serius, dan (ii) kekayaan alam yang tersedia dan dapat dikembangkan sangat terbatas. Walaupun coraknya sama, tetapi kedua teori tersebut menekankan analisis masing-masing kepada aspek yang berbeda. Dalam teori Lewis analisis ditekankan kepada corak pertumbuhan disektor modern atau sektor kapitalis, dan mengabaikan analisis mengenai perubahan- perubahan yang akan terjadi di sektor pertanian. Analisis Ranis-Fei agak lebih seimbang, dan bahkan dapat dikatakan penekanan lebih banyak diberikan kepada perubahan-perubahan yang terjadi disektor pertanian.

            Analisis Lewis lebih menekankan kepada pengaruh perpindahan modal dan tenaga kerja terhadap pembangunan. Sedangkan dalam model Ranis-Fei analisis lebih ditekankan kepada melihat pengaruh dari adanya hubungan ekonomi dan perdagangan dengan dunia luar terhadap alokasi sumber daya, dan kepada peranan perdagangan luar negeri dalam pembangunan ekonomi. Dalam ruangan yang terbatas ini tidaklah mungkin membahas semua aspek analisis Ranis-Fei yang dinyatakan diatas. Yang akan dijelaskan henyalah mengenai corak proses pembangunan yang mereka kemukakan.

RECENT POSTS