Presiden Instruksikan Menristekdikti Redam Demo dengan Dialog

Presiden Instruksikan Menristekdikti Redam Demo dengan Dialog

Presiden Instruksikan Menristekdikti Redam Demo dengan Dialog
Presiden Instruksikan Menristekdikti Redam Demo dengan Dialog

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir

untuk meredam demo mahasiswa terkait penolakan terhadap sejumlah undang-undang kontroversial. Caranya, mengajak para mahasiswa untuk terus berdialog.
Berita Terkait
Ricuh, Pertemuan BEM Nusantara di Bandung
Terungkap, Mahasiswa Kendari Memang Tewas di Tangan Polisi
Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Mau Berunjuk Rasa

Jadi, mulai Jumat, 27/9/19 besok, Nasir akan mendatangi kampus-kampus perguruan tinggi dalam rangka berdialog dengan mahasiswa. Ia menyebut antara lain kampus-kampus di Semarang, Jawa Tengah, dan Madiun Jawa Timur. Dia juga bilang akan mengunjungi pondok-pondok pesantren.

“Kami akan jelaskan apa yang disampaikan pemerintah,” kata Nasir usai

bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Kamis (26/9/2019).

Nasir juga mengimbau kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi se Indonesia agar mencegah para mahasiswa berunjuk rasa. Ia mengancam akan memberi sanksi kepada rektor jika ada mahasiwanya yang berdemonstrasi atau ditemukan dosen yang mengerahkan anak didiknya untuk turun ke jalan.

“Rektornya yang akan kami berikan sanksi. Dosennya nanti (urusan) rektor kan.

Kalau dia (rektor) tidak menindak, rektornya yang kami tindak,” ucapnya.

Nasir menganjurkan supaya para mahasiswa yang berdemonstrasi itu untuk kembali ke kampus, berkuliah dengan baik. Nasir mengatakan negara lain “sudah bersaing untuk era digital yang baik” sedangkan mahasiswa Indonesia “masih turun ke jalan”.

Sejak Senin, 23/9/19, gelombang unjuk rasa mahasiswa dari banyak perguruan tinggi di Indonesia menentang rencana DPR mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang. Demonstrasi itu bahkan sempat berlangsung ricuh di beberapa titik bentrokan pengunjuk rasa dan polisi.Gerakan mahasiswa menentang pengesahan sejumlah RUU itu merupakan salah satu yang paling masal sejak era reformasi 1998.

 

Sumber :

https://my.bankstreet.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Learning_Through_Collaboration/Student_Papers_and_Projects.jnz?portlet=Student_Discussion&screen=PostView&screenType=change&id=8762e50d-62bf-4c2b-98e4-02bfe7848e1e