SEJARAH BERKEMBANGNYA DEMOKRASI LIBERAL

SEJARAH BERKEMBANGNYA DEMOKRASI LIBERAL

SEJARAH BERKEMBANGNYA DEMOKRASI LIBERAL

Sejarah kemunculan demokrasi liberal sendiri

dimulai sejak era pencerahan. Sebelum era pencerahan muncul, sistem dan doktrin politik yang menguasai berbagai Negara saat itu adalah sistem monarki absolut. Sistem ini kemudian memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan sistem demokrasi liberal yang ada di era saat ini.

Karakteristik dari sistem monarki absolut adalah kekuasaan politik ada ditangan satu pemimpin. Dan kepemimpinan tersebut berdasarkan kepada kekrerabatan dan juga keturunan. Adapun kekuasaan yang dimiliki tidak ada batasnya. Sehingga memungkinkan seorang pemimpin Negara bertindak sewenang-wenang kepada rakyatnya.

Adapun demokrasi liberal sendiri adalah sebuah bentuk sistem baru yang melawan adanya sistem monarki absolut tersebut. Awal kemunculan dari demokrasi liberal ini adalah pada saat Abad Rasio datang dan ini mendorong kemunculan doktrin politik baru oleh para filsuf abad pencerahan. Adapun doktrin yan dicetuskan sebagai wujud perlawanan adalah liberalisme.

Liberalisme merupakans ebuah ideology yang mengarusutamakan kebebasan dan otonomi masing-masing individu. Salah satu wujud dari faham liberal ini adalah adanya kebebasan di dalam berfikir seperti berfikir tentang sosial dan juga politik. Manusia pada abad ini bebas untuk berfikir secara mandiri menggunakan akal mereka sendiri.

Sedangkan untuk sistem monarki saat itu, manusia tidak memiliki kebebasan individu. Kemudian seiring berjalannya waktu, muncul gerakan revolusi Prancis yang bermaksud menghapuskan sistem monarki yang dominan. Sehingga diharapkan dengan bergulingnya sistem monarki, kehidupan sosial dan politik manusia menjadi lebih setara dan bebas serta muncul yang namanya keadilan.

Kemudian, sejak abad ke 19 dan abad ke 20, ada berbagai gerakan revolusioner yang mampu mengubah beberapa Negara Eropa dan Amerika menjadi Negara dengan sistem demokrasi liberal. Akhirnya, sistem monarki pun menjadi lenyap dan sebagiannya berubah menjadi sistem monarki konstitusional.

Sesudah runtuhnya Uni Soviet, doktrin demokrasi liberal akhirnya menjadi paham politik yang sangat dominan dan menguasai. Bahkan, ada juga ilmuan yang menyatakan bahwa demokrasi liberal merupakan paham demokrasi yang hari ini banyak dianut oleh Negara-negara dunia.


Baca Juga :