YouTube Meluncurkan Layanan Video Musik Berbayar

YouTube Meluncurkan Layanan Video Musik Berbayar

 

YouTube Meluncurkan Layanan Video Musik Berbayar
YouTube Meluncurkan Layanan Video Musik Berbayar

Setelah membeli youtube nampaknya google serius untuk mengembangkan usahanya di bidang online streaming

, ini dibuktikan oleh google pada Rabu (12/11/2014). Dimana youtube meluncurkan layanan musik video berbayar yang diberi nama YouTube Music Key. Layanan tersebut dapat dinikmati oleh para pengguna youtube mulai minggu depan setelah peluncuran.

YouTube Music Key sendiri dikenakan biaya sebesar 9,99 dollar AS (sekitar Rp 120.000) per bulan. Dimana setiap pelanggan yang terdaftar pada YouTube Music Key terbebas dari iklan serta pelanggan dapat menikmati video atau musik secara offline dari aplikasi YouTube di Android, iOS, dan situs web. Layanan Google Play Music yang memiliki koleksi lebih dari 30 juta lagu pun bisa dinikmati oleh pelanggan YouTube Music Key. Layanan ini sebenarnya ditujukan bagi pelanggan yang berprofesi sebagai penyanyi / artist. Sehingga para penyanyi dapat menjaga kenikmatan para pendengarnya tanpa terhalang oleh iklan.

Konsep memutar lagu secara offline sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh penyedia musik lainnya salah satunya

yang terkenal yaitu deezer.com. Namun untuk kategori Video Musik yang diputar secara offline sepertinya baru

youtube yang melakukannya.

Mengenai soal bayar mungkin agak risih bagi para netters di Indonesia. Tapi tenang saja layanan terbaru dari Youtube tersebut tidak memaksa para pengguna menggunakan fasilitas terbarunya. Para pengguna Youtube tetap bisa mengakses layanan Youtube seperti biasa, namun tidak dapat menggunakan feature offline.

Untuk sementara layanan Youtube Music Key ini akan tersedia di wilayah Amerika Serikat, Inggris, Italia, Spanyol,

Portugal, Finlandia, dan Irlandia.Belum diketahui kapan layanan terbaru dari youtube tersebut memasuki pasar Indonesia.

Jika layanan Video Musik berbayar tersebut masuk kepasar Indonesia. Apakah pihak Indonesia nantinya akan memberikan pajak kepada perusahaan Youtube yang dikelolah oleh Google tersebut. Mengingat beberapa negara telah menetapkan pajak perusahaan dibidang periklanan online.

Sumber:

https://excite.co.id/